Vatikan Bantah Bantu Aceh Terkait Kristenisasi
Selasa, 01 Feb 2005 11:55 WIB
Jakarta - Sekretaris Keuskupan Jakarta Romo Padmo membantah bantuan yang disalurkan Vatikan untuk korban tsunami di Aceh sebagai 'kedok' program kristenisasi."Sejak awal kita tidak percaya, itu hanya rumors dan isu dari orang yang tidak menyukai kebersamaan ini," katanya usai pertemuan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi dengan ustusan Vatikan di Kantor Pusat PBNU, Jl. Kramat Raya, Jakarta, Selasa, (1/2/2005).Sementara itu, Hasyim Muzadi mengungkapkan, dari pertemuannya dengan utusan Vatikan Yan Pietro yang didampingi Pemimpin Umat Katholik Tertinggi di Indonesia Kardinal Yulius Dharmaatmaja, disebutkan, bantuan yang diberikan Vatikan untuk Aceh murni bantuan kemanusiaan. "Jadi, tidak ada kaitannya dengan masalah agama," tegasnya.Selain itu, Muzadi juga menekankan, beberapa waktu seluruh tokoh agama pernah berangkat ke Vatikan untuk meminta dukungan kepada holy father, Paus, untuk mencegah Amerika menyerang Irak. "Dan, ternyata Paus lebih keras menentang perang lebih dari tokoh-tokoh beragama di Indonesia," katanya.Dijelaskan Muzadi, ada dimensi yang berbeda antara dimensi agama dan dimensi kemanusiaan, sehingga perlu dibedakan antara gerakan Kristenisasi dengan penggalangan kemanusiaan.Sementara utusan Vatikan Yan Pietro menyampaikan pesan dari Paus bahwa Vatikan ikut berduka bersama semua yang berduka dan mendoakan mereka agar dalam perlindungannya. Beliau lalu menganjurkan umat Katholik dan umat lainnya membantu musibah kemanuiaan agar menanggapinya bersama-sama.Dalam memberikan bantuan, Vatikan memilih NU sebagai penyalurnya. Pemilihan NU didasarkan atas kelembagaan NU yang merupakan komunitas paling besar di Indonesia. Selain itu, Vatikan juga telah menjalin hubungan yang cukup lama dengan NU.Mengenai penyaluran bantuan ini, Muzadi mengatakan, "Bentuk bantuan dari Vatikan, saya kira dia akan mengatur bantuan, bagaimana caranya belum tahu dan belum diberitahu, mungkin dia akan meneliti lewat saluran mana yang paling baik."Sementara itu, dalam suratnya kepada Uskup Agung Paul Joseph Cordes (Dewan Kepausan Cor Unum) tertanggal 22 Januari 2005 yang dibacakan Anggota Konferensi Waki Gereja Indonesia Antonius Benny Susetyo, Paus Johannes Paulus II menyampaikan terima kasih atas upaya upaya Dewan Kepausan Cor Unum serta sejumlah lembaga karitatif Katholik internasional yang telah menyumbangkan bantuan kepada para korban bencana tsunami. "Saya mengharapkan, anda menyampaikan kepedulian dan kedekatan saya dalam doa kepada mereka yang menjadi korban bencana serta akibat-akibatnya," kata Paus.Selain itu, Paus juga mengharapkan kiranya solidaritas yang diungkapkan oleh umat manusia di seluruh dunia menjadi sumber penguatan, pemantapan dan harapan bagi semua yang terlibat dalam karya besar pembangunan kembali yang segera akan dimulai. "Bagi para pemegang orotitas sipil serta mereka yang terlibat dalam upaya bantuan saya berdoa kiranya mereka dikarunia rahmat, kebijaksanaan dan kekuatan," katanya.
(umi/)











































