Dari foto terlihat jelas, sayap dan ekor pesawat jenis Cessna itu masih utuh tapi retak-retak. Sedangkan, bodi pesawat sudah tak berbentuk lagi alias tinggal kerangka. Mesinnya hancur.
Plt Kepala Bandara Hang Nadim, Suwarso, menjelaskan pesawat tersebut terbang dengan rute Hang Nadim - Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang. Terbang pada pukul 07.00 WIB, lalu akan mendarat di Bandara Hang Nadim pada pukul 10.30 WIB. Pesawat yang dipiloti Sean Calper (19) memamtul dua kali di runway.
"Pada pantulan terakhir, roda depan patah dan menimbulkan percikan api," kata Suwarso saat memberikan keterangan pers di lantai 2 Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (10/2/2015).
Sean Calper keluar dari pesawat sebelum api membesar. Satu-satunya orang yang berada di pesawat itu, selamat.
Lokasi kejadian adalah 915 meter dari runway O4 atau tepatnya 17 meter dari runway. Saat kejadian, sekitar pukul 10.35 WIB, penerbangan langsung ditutup. Pada pukul 11.20 WIB, pesawat berhasil dievakuasi. Tepat pada pukul 12.00 WIB, penerbangan kembali dibuka.
"Kondisi pilot masih trauma dan ditangani Flybest (Kepri)," kata Suwarso.
(try/try)











































