"Ini masih banjir di Jl Dr Susilo belakang Terminal Grogol," kata warga yang kos di daerah tersebut, Lupita, saat dihubungi detikcom pukul 14.00 WIB, Selasa (10/2/2015).
Lupita sempat memotret mobil berwarna hitam yang terendam hingga batas kaca. Mobil itu sudah tak terlihat setengahnya. Saking kelelepnya mobil, Lupita tidak tahu pasti merek mobil yang di atas atapnya diletakkan pot-pot bunga itu. Dia juga tidak tahu siapa pemiliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lupita menuturkan, banjir sudah ada sejak Senin pagi, awalnya hanya setinggi 30 cm, namun hari ini banjir semakin tinggi hingga 1-1,5 meter.
"Sampai sedada orang dewasa," ujar Lupita.
Warga yang ingin keluar rumah terpaksa harus menggunakan rakit atau getek. Sebab jika nekat menerebas maka sekujur badan akan basah terkena banjir.
"Jadi kami kalau ke mana-mana naik getek," ungkap Lupita.
Selain terendam banjir, kawasan tersebut juga mengalami pemadaman listrik dan air. "Tadi malam listriknya mati, nggak ada air dan makanan juga," katanya.
Menurutnya kawasan Grogol, tepatnya di Jl Dr Susilo, akan dilakukan pemompaan. Namun dua hari berlalu, belum ada petugas yang memompa air.
"Katanya mau dipompa, tapi dari kemarin nggak ada. Makanya banjir nggak surut-surut," ucap Lupita.
(slm/nrl)










































