"Masuk dalam suatu prolegnas, yang akan direvisi nanti tentunya akan ada usulan-usulan dari bawah kan. Misalnya termasuk ditetapkan sebagai tersangka apakah itu sudah final, dan seterusnya itu akan menjadi salah satu topik," jelas Wakil Ketua DPR Fadli Zon di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2015).
"Karena di manapun hukum di bumi tidak ada seperti itu. Mungkin ini yang perlu direvisi dan salah satu dikoreksi begitu. Kan orang bisa salah, memang malaikat," terang dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi, dilihatnya kan kalau perlu direvisi ya kita akan revisi. Bukan bermaksud untuk dilemahkan. Justru membuat lembaga hukum ini nanti menjadi lembaga yang transparan dan bisa dikontrol. Tidak ada abuse of power. Kalau orang-orang itu tidak amanah, itu akan menjadi abuse of power," tegas dia.
(hat/ndr)










































