PSK yang Tengah Hamil Muda Tewas di Semarang, Diduga Dibunuh Kekasihnya

PSK yang Tengah Hamil Muda Tewas di Semarang, Diduga Dibunuh Kekasihnya

- detikNews
Selasa, 10 Feb 2015 08:59 WIB
PSK yang Tengah Hamil Muda Tewas di Semarang, Diduga Dibunuh Kekasihnya
Semarang - Pembunuhan terjadi di kawasan Resosialisasi Argorejo Sunan Kuning Semarang. Korban adalah PSK muda yang sedang hamil 3 bulan. Diduga pelaku adalah pasangannya karena sempat dihajar warga sekitar, sebelum melarikan diri.

Lokasi pembunuhan berada di sebuah rumah tinggal di Resosialisasi Sunan Kuning Gang Argorejo I No 27 RT I RW 4 Kota Semarang. Korban bernama NH (18) atau akrab dipanggil Ririn Bandungan itu tewas penuh luka lebam di wajah dan seluruh tubuhnya.

Pemilik rumah tinggal, Umi Kulsum (37) mengatakan dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WIB ada tamu yang hendak masuk ke rumah tinggal itu untuk menumpang toilet. Namun ternyata pintu tidak terbuka hingga tamu tersebut meminta bantuan Umi yang tinggal di depan lokasi untuk membukakan pintu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya diminta buka pintu ternyata dikunci dari dalam. Saya balik lagi ke rumah untuk membuat susu," kata Umi di lokasi kejadian, Selasa (10/2/2015).

Ketika itu tiba-tiba ia mendengar keributan dan melihat korban yang lebam dibawa masuk ke dalam taksi, sedangkan pasangannya yang berciri-ciri pendek, gempal, dan bertato di dua tangannya itu ditarik-tarik warga.

"Saya tidak tahu kejadiannya. Yang tahu Sani (teman korban) sekarang masih dimintai keterangan polisi," tandasnya.

Pria yang diduga pelaku itu sempat dihajar massa dan bersembunyi di balik tubuh Umi, bahkan Umi juga kena pukul warga karena pakaiannya ditarik. Pria itu kemudian lari terbirit-birit ke arah pemakaman dan dikejar warga.

"Saya tidak tahu namanya. Dia tadi lari ke bawah. Yang ngejar banyak sampai diteriaki maling, tapi enggak tertangkap," pungkas Umi.

Korban adalah penghuni baru Resosialisasi Argorejo Sunan Kuning yang datang hari Jumat (6/2) lalu. Korban datang bersama kekasihnya dan belum mulai "bekerja". Menurut Umi, korban dipantau terus oleh kekasihnya sehingga tidak leluasa.

"Pacar atau suaminya itu tinggal juga di sana. Dia (korban) hamil 3 bulan jalan 4 bulan pindah dari Bandungan. Saya kasih di sini karena kasihan, lagi hamil," kata Umi.

Korban meninggal saat perjalanan ke RS Tugurejo Semarang. Saat ini jenazah sudah berada di RS Bhayangkara. Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung memeriksa saksi-saksi dan memasang garis polisi di rumah tersebut.

"Badannya lebam-lebam, ada luka di pelipis. Tadi sempat lihat rambutnya sudah basah mungkin dicuci. Terus kata polisi ada bekas dibenturkan di tembok," ujar Umi.


(alg/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads