Insiden TNI-Polri, Menhan: Sedang Proses Temukan yang Benar dan Salah

Insiden TNI-Polri, Menhan: Sedang Proses Temukan yang Benar dan Salah

- detikNews
Senin, 09 Feb 2015 20:28 WIB
Insiden TNI-Polri, Menhan: Sedang Proses Temukan yang Benar dan Salah
Jakarta - Personel TNI AL menangkap anggota Polri, Kompol Teuku Arsya Khadafi saat razia gabungan di Bengkel Cafe, SCBD, Jakarta Selatan. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pun mengaku sedang memproses kasus tersebut.

"Dalam proses, kita temukan siapa yang benar siapa yang salah," ujar Ryamizard di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2015).

Ryamizard tidak merinci tindakan atau proses apa yang ia maksud. Namun ia menegaskan kejadian seperti itu tidak boleh terulang lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu tidak boleh terjadi lagi," tegas mantan KSAD itu.

Sebelumnya Kompol Teuku Arsya ditangkap dan disebut dianiaya pada Sabtu (7/2) dini hari saat operasi gatib sedang dilakukan. Pihak TNI menyatakan tindakan itu terpaksa dilakukan karena Kompol Teuku Arsya tidak mau menunjukkan identitas dan menodongkan senjata saat dimintai keterangan.

Sementara itu pihak Polri menuduh telah terjadi pengeroyokan saat kejadian dan mengklaim cincin kawin emas merk Bvlgari Kompol Teuku dan uang jutaan rupiahnya dirampas saat kejadian. Kompol Teuku pun menempuh jalur hukum terkait permasalahan ini.

(ear/vid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads