Bangkai gajah jantan itu ditemukan di aliran salah satu sungai di dalam TNGL, Senin (9/2/2015). Bermula dari laporan warga, kemudian informasi itu ditindaklanjuti pihak berwenang.
Saat ditemukan, kondisi gajah itu sudah mulai membusuk menandakan sudah mati beberapa hari lalu. Kulit punggung dan dahinya sudah mulai mengelupas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Staf Sub Bagian Data, Evlap dan Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut, Evansus R Manalu menyatakan laporan kasus gajah mati itu memang ada. Pihaknya sudah menindaklanjuti laporan itu dan mengirim tim ke lokasi.
"Tim sudah dikirim ke lokasi, tapi saat ini masih di lapangan. Jadi laporan mendetail belum diperoleh dari hasil pengecekan di lapangan," kata Manalu kepada wartawan di Medan.
BBKSDA Sumut menyatakan pihaknya sudah menindaklanjuti kasus ini. Penyelidikan bersama pihak terkait dilakukan untuk memburu para pemburu liar gajah tersebut.
(rul/vid)











































