"Kita masih lakukan penyelidikan, kemungkinan bisa dibunuh atau juga bunuh diri," ujar Kapolres Jakarta Utara, Kombes M Iqbal, saat dihubungi, Minggu (8/2/2015).
Iqbal menambahkan untuk memastikan kematian Stanley, dia akan memeriksa saksi-saksi yang erat dengan korban. Polisi juga masih melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian pelajar SMK tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjut, Iqbal menjelaskan untuk hasil otopsi, diperkirakan besok akan keluar. "Untuk pemeriksaan saksi kita juga percepat semoga saja besok ada hasilnya," ujarnya.
Stanley ditemukan tewas pada Jumat 6 Februari 2015 di rumahnya, Perumahan Sunter Hijau. Dia ditemukan tewas oleh kearabatnya yaitu Stella di dalam kamar tidurnya. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tangan dan kaki terikat, mulut terlakban, kepala terbungkus plastik, serta posisi tubuh korban menyamping di atas tempat tidur.
(rvk/nwk)










































