50% Listrik Banda Aceh Pulih
Selasa, 01 Feb 2005 05:55 WIB
Jakarta - Listrik secara bertahap telah pulih sekitar 50 persen di wilayah Kota Banda Aceh dengan kekuatan 21 mega watt (MW). Sedangkan di Meulaboh sekitar 30 persen listrik pulih dengan kekuatan 4,6 MW.Demikian disampaikan Media Center Lembaga Informasi Nasional (LIN) dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (1/2/2005) dinihari. Perolehan data tertanggal 31 Januari 2005 pukul 17.00 WIB.Pasokan BBM di Pantai Timur sudah berjalan normal. Sementara di Pantai Barat terutama di Tenom, Calang, dan Lamno masih belum lancar. Pertamina menawarkan kemudahan bagi BUMN, rekanan dan lain-lainnya yang mengalami kesulitan cashflow untuk menunda pembayaran selama 1 minggu.Bantuan berupa makanan dan bahan makanan yang telah didistribusikan di Aceh berupa 1,32 ton beras, 30 dus mi instan, 600 kotak minyak goreng, 30 kotak air minum, 122 dus biskuit, 23.600 lembar baju, 17.112 piring, dan 220 kompor.Dengan demikian, data bantuan yang didistribusikan berupa makanan secara keseluruhan adalah 4.231 ton beras, 48.554 dus mi instan, 44,7 ton ikan asin, 7.650 kotak mintak goreng, 2,93 ton gula, 2.490 dus sardencis, 95.702 dus susu, 6.701 kotak air minum, 26.036 dus biskuit, 23.568 bal selimut, 38.983 lembar baju, 2.114 kompor, dan 219.048 piring.Pada 3 Februari 2005, kapal USNS Mercy Hospital berkapasitas 1.000 tempat tidur akan tiba di Pantai Barat untuk memberikan pelayanan kesehatan.Jumlah pengungsi tercatat sebanyak 426.849 orang pada 66 lokasi di 18 kabupaten/kota. Dalam rangka relokasi pengungsi ke barak-barak Satkorlak, Pemprov NAD akan melakukan pendataan pengungsi dengan menggunakan teknologi informasi. Pusat-pusat pengungsi masih tetap 37 unit dengan daya tampung 62.500 orang.Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) akan membantu 11.000 unit rumah bongkar pasang. Sedangkan UNHCR akan melakukan proyek percontohan sebagai rencana pemulihan, yaitu pembangunan 1.000 unit rumah lengkap dengan berbagai fasilitas umum seperti sekolah, pasar, sarana air bersih, jalan dan jembatan di Kreuang Sabe Kabupaten Aceh Jaya.Sedangkan pemulihan Pemda Provinsi, Kabupaten/Kota hingga Kecamatan seacra bertahap mulai menunjukkan kinerja dengan adanya bantuan dari pusat. Salah satunya dengan membuat RAPBD crash program dan mempersiapkan pelaksanaan APBD tahun 2005.
(sss/)











































