Quest International Sumbang Traktor untuk Aceh
Selasa, 01 Feb 2005 04:44 WIB
Jakarta - Aceh mendapat sumbangan traktor untuk pembangunan kembali dari group perusahaan Quest International yang berkantor pusat di Hong Kong melalui yayasannya RYTHM Foundation.Sumbangan tersebut sejalan dengan rencana pemerintah untuk membuka lahan baru pemukiman bagi para pengungsi Aceh pascatsunami. Dua buah traktor akan dimanfaatkan untuk mencetak sawah baru di lahan relokasi pascatsunami di kawasan seluas 100.000 di kecamatan Jantho, sekitar 50 km dari kota Banda Aceh.Rencananya di kawasan relokasi tersebut selain persawahan baru akan dibangun perumahan, sekolah, perkebunan palawija, kantor polisi, community centre, klinik pengobatan, dan lain-lain. Demikian disampaikan dalam pernyataan tertulisnya kepada detikcom, Selasa (1/2/2005) dinihari.Sumbangan kepada pemerintah Indonesia diberikan melalui Forum Komunikasi Nusantara-Indonesia, suatu organisasi nirlaba yang bertujuan mengembangkan daerah-daerah tertinggal di berbagai propinsi di Indonesia.Penyerahan kepada Ketua Umum FKN-Indonesia Dr Andi Amir Husry disaksikan Direktur General Pelayanan Rehabilitasi Sosial Departemen Sosial Pudjihastuti, dilakukan oleh Country Manager QuestNet Indonesia Michael Tham, Head of Product Training & New Business Development GoldQuest International Ltd. Wolf Dziambor, dan Corporate Affairs Manager PT GoldQuest Indonesia Wita Dahlan pada acara makan malam amal 29 Januari 2005.Pada saat yang sama Quest Motor Club secara simbolik juga menyerahkan bantuan berupa 24 buah sepeda motor untuk Aceh.Dalam sambutan terima kasihnya Dr Andi Amir menjelaskan, grup perusahaan Quest International merupakan donator pelopor dari pihak swasta yang mendukung program pembangunan relokasi di Aceh."Mudah-mudahan niat baik ini menjadi inspirasi dan segera diikuti oleh berbagai pihak lain," sebutnya. Wita Dahlan menambahkan, sumbangan tersebut merupakan perwujudan dari filosofi perusahaan, yakni "Raise yourself to help mankind".Setelah sebelumnya memberikan bantuan langsung kepada para pengungsi Aceh berupa bahan makanan, pakaian dan uang tunai, group perusahaan Quest International, melalui RYTHM Foundation, menyatakan niatnya untuk membantu lebih lanjut pembangunan kembali Aceh.
(sss/)











































