Protes Intimidasi Muslim Ughyur, Pendemo di Medan Bakar Bendera Cina

Jefries Santama - detikNews
Jumat, 06 Feb 2015 17:01 WIB
Bakar bendera Cina di Medan. (Foto: Jefries Santama/detikcom)
Medan -

Ratusan pendemo membakar bendera Cina saat demonstrasi di Konsulat Jenderal Cina di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Aksi ini sebagai bentuk kecaman atas berbagai kasus intimidasi terhadap umat Muslim Ughyur di negara tersebut.

Para pendemo ini menamakan dirinya Gerakan Jihad Pembela Muslim Tertindas. Mereka berasal dari Front Pembela Islam (FPI) Sumut dan elemen Muhammadiyah. Dengan kawalan aparat kepolisian, massa tiba di depan konjen, Jalan Walikota, Medan, sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (6/2/2015). Seterusnya mereka berorasi.

Ketua Forum Masjid Sumut, dan juga Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Medan, Rafdinal yang ikut dalam aski ini dalam orasinya mengatakan kecamannya atas berbagai larangan yang diterapkan Pemerintah Cina terhadap Muslim Ughyur.
 
"Cina melarang azan, melarang memelihara janggut, melarang mendirikan madrasah, melarang memakai jilbab," ucap Rafdinal.

Dengan semua masalah yang dialami Muslim Ughyur ini, massa mendesak pemerintah untuk mengambil sikap. Bahkan mendesak pemerintah Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Cina.

Di akhir aksi yang berjalan selama kurang lebih satu jam ini, massa membakar bendera Cina persis di halaman kantor Konsul Cina. Setelah itu massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.

(rul/try)