Pembunuhan Kader Golkar Lampung
Noven Menyerahkan Diri ke Polisi
Senin, 31 Jan 2005 21:01 WIB
Lampung - Anggota DPRD Lampung Tengah Noven Ahdariyanto menyerahkan diri ke Polda Lampung. Dia diduga terlibat dalam pembunuhan terhadap Robinson, Ketua Pengurus Kecamatan Partai Golkar Padangratu, Lampung Tengah.Noven yang juga kader Partai Golkar ini menyerahkan diri sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (31/1/2005) ke Polda Lampung, Jalan S Parman, Bandarlampung. Dia didampingi kuasa hukumnya Hadri Munawar.Penyerahan diri Noven tersebut sempat membuat sejumlah wartawan tertipu. Sebab puluhan wartawan cetak dan elektronik berangkat ke Polres Lampung Tengah, sekitar 70 kilometer dari Bandarlampung."Noven selama ini tidak melarikan diri, bahkan terus menjalankan rutinitasnya sebagai anggota dewan," kata Hadri kepada wartawan di Mapolda Lampung. Noven hingga malam ini masih dimintai keterangan oleh penyidik.Direktur Reskrim Polda Lampung Kombes Bachtiar Tambunan mengatakan, dugaan terlibatnya Noven berdasarkan keterangan saksi yang sebelumnya telah diperiksa."Dugaan kami pun bukan tak beralasan, karena beberapa saksi mengaku Noven memang ikut serta dalam kasus itu. Kami semakin curiga ketika beberapa anggota kami datang ke rumahnya, Noven tak ada di tempat. Keluarganya juga terkesan tak tahu menahu," katanya kepada pers di Mapolda Lampung. Robinson tewas setelah menderita luka tusukan di beberapa bagian tubuhnya. Dia diduga dianiaya tujuh orang kader Partai Golkar, termasuk Noven. Peristiwa itu berlangsung di Kantor Partai Golkar Lampung Tengah, Bandarjaya.Insiden ini terjadi pada 27 Januari 2005, saat Partai Golkar tengah membahas calon bupati dan wakil bupati periode 2005-2010 Lampung Tengah dari Partai Golkar.
(sss/)











































