Fadli menyindir Jokowi yang ke luar negeri ini karena untuk menenangkan diri dari berbagai tekanan intervensi.
"Mau menenangkan diri mungkin karena banyak desakan, lobi, rekomendasi, dan lain-lain. Saya kira kita beri waktu lah. Lagian kan proses pra peradilan masih ada proses dan belum ada putusannya," ujar Fadli di Gedung Dakwah PP Muhammdiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini juga diambil oleh Presiden karena sebagai ekses dari polemik. Kalau konflik karena institusi antar dua lembaga negara ini bisa kemana-mana. Dan, dampaknya bisa mendampak terhadap kerugian negara dan kedua institusi itu," tutur Wakil Ketua Umum Gerindra itu.
Fadli pun meminta Jokowi agar segera memutuskan dan siap menanggung konsekuensinya.
"Jangan terlalu lamban dalam mengambil putusan. Mestinya presiden jangan ragu-ragu. Ambilah putusan itu ya karena setiap putusan punya konsekuensi dan resiko," sebutnya.
(hat/mpr)










































