Kelelahan, Balon Ketua PAN Dirawat di RSI Surabaya

Kelelahan, Balon Ketua PAN Dirawat di RSI Surabaya

- detikNews
Senin, 31 Jan 2005 17:43 WIB
Surabaya - Sutrisno Bachir salah seorang bakal calon ketua umum PAN dirawat di Rumah Sakit Internasional Surabaya, sejak Minggu malam (30/1/2005) karena sakit demam dan flu. Ia membantah jika dikabarkan terkena stroke.Sutrisno Bachir yang mengklaim mendapat dukungan besar dari DPD-DPD PAN ini masuk rumah sakit pada hari Minggu, pukul 21.30 Wib. Ia langsung dirawat di ruang VIP 201 RSI Surabaya di kawasan Nginden Intan Barat, Surabaya.Saat ditemui wartawan di RSI Surabaya, Sutrisno didampingi istrinya. Di lengan kirinya, tampak dipasang infus. Namun ia belum tahu menderita penyakit apa. "Kalau thypus negatif. Sedangkan kemungkinan terkena demam berdarah masih nunggu hasil lab, karena di rumah saya di Jakarta ada 2 orang yang kena demam berdarah. Sekarang masih nunggu lab," kata Sutrisno Bachir.Menurutnya, gejala dirinya tidak sehat sudah dirasakan sejak Sabtu (29/1/2005). Saat itu badannya panas dan flu. Menurut Bachir, sebenarnya istrinya tidak memperbolehkan dirinya ke luar kota, karena sedang flu. Nah, Sabtu pagi berangkat ke Banten, temui kader PAN di sana dengan jalan darat menggunakan mobil. "Istri saya sudah mengingatkan karena flu. Tapi karena tidak mengecewakan kader PAN di daerah, tetap jalan darat. Selama 2 jam dialog dengan kader PAN Banten," tuturnya.Setelah itu, Bachir langsung balik ke Jakarta, karena ditunggu oleh Forum Komunikasi Alumni IMM. Untuk acara dialog dan selesai pukul 5 sore, langsung ke Cengkareng dan terbang ke Surabaya.Di Surabaya Bachir mengaku menemui dua 2 orang tokoh PAN yang berpengaruh, yakni Sultan Amien dan Sugeng yang katanya mereka dua kubu. "Karena mereka menjadi dua kubu, ya saya kulonuwun ke Surabaya," imbuhnya.Dari rumah kedua tokoh tersebut, Bachir kembali ke Hotel JW Marriott, kemudian ngobrol dengan kader PAN Surabaya dan Situbondo sampai jam 1.00 Wib dinihari. Pagi berangkat ke Bondowoso untuk dialog. Saat dialog inilah Bachir mengaku merasakan badannya panas semua bahkan nyaris pingsan. Pukul 14.00 Wib Bachir istirahat di salah satu restoran di Surabaya hingga pukul 15.30 Wib. Sore hari Bachir mengaku agak lumayan, kemudian tim suksesnya mengajak ke Kediri, karena ditunggu DPD PAN Kediri. Namun dalam perjalanan Bachir merasakan badannya semakin panas hingga hampir 39 derajat. "Akhirnya diputuskan saya balik ke Surabaya dan masuk RSI," ungkapnya (jon/)



Berita Terkait