Pesan ini pula yang disampaikan pria warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat itu. Ia juga berharap agar pihak kepolisian lebih mengoptimalkan sosialisasi tertib lalulintas agar pesan tersebut sampai kepada masyarakat.
"Sosialisasi dari kepolisian bisa dioptimalkan. Yang saya lihat, (pelanggaran lalulintas) kurangnya kesadaran dari masyarakatnya sendiri," kata Andi kepada wartawan di Gedung Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/2/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau anak di bawah umur berkendara itu, peranan orangtuanya seperti apa. Kalau itu bablas, polisi mau berapa banyak juga tetap saja terjadi pelanggaran," katanya.
Terkait masalah lalulintas, ia mencermati kondisi jalanan Jakarta yang begitu macet dan padat berdampak pada berkurangnya ketertiban masyarakat dalam berlalulintas. "Cuma ini memang situasi yang perlu diperbaiki. Pemda juga lakukan inisiatif-inisiatif di bawah kepemimpinan yang baru, mudah-mudahan ini segera terlaksana," imbuhnya.
Ia juga menaruh harapan kepada Pemda DKI Jakarta untuk segera merealisasikan program-program sehingga kenyamanan, keamanan dan ketertiban dalam berlalulintas segera terwujud.
"Mudah-mudahan apa yang Pemda canangkan, rencanakan bisa segera terealisasi," tutupnya.
(mei/kha)










































