Selain empat nama yang sudah resmi diajukan, pada Kamis pekan lalu saat diundang ke Istana Negara, Kompolnas menyampaikan secara lisan satu nama baru ke Presiden. (baca: Soal Kapolri, Kompolnas Sodorkan calon baru ke Presiden)
"Ada nama baru Budi Waseso, yang secara acuan administrasi sudah terpenuhi (bintang 3)," kata anggota Kompolnas Edi Hasibuan saat berbincang dengan detikcom, Rabu (4/2/2015).
Pangkat Inspektur Jenderal Budi Waseso dipastikan naik menjadi Komisaris Jenderal setelah diangkat sebagai Kepala Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara administrasi kepangkatan Budi Waseso sudah terpenuhi yakni Inspektur Jenderal dan tengah menunggu mendapat Komisaris Jenderal. "Dia pernah menjadi Kapolda Gorontalo," kata Edi.
Syarat itu menurut dia tak hanya berlaku bagi Irjen Budi Waseso, namun juga empat kandidat lainnya yakni; Komisaris Jenderal Badrodin Haiti, Komjen Suhardi Alius, Komjen Dwi Priyatno, dan Komjen Putut Eko Bayu Seno.
Nama-nama tersebut menurut Edi baru akan disampaikan secara resmi setelah ada permintaan dari Presiden Jokowi.
Apakah pengajuan Irjen Budi Waseso tidak akan memantik kontroversi?
"Saya kira semua calon itu memiliki kelemahan dan kekurangan. Lima orang itu sama saja, yang menentukan nanti kan Bapak Presiden," kata Edi.
(erd/try)











































