"Kita lihat nantilah. Kita lihat perkembangannya," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2015).
JK pun enggan membahas lebih lanjut soal pernyataan Pratikno tersebut. Ia pun langsung berjalan menuju mobil golfnya menuju istana negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu saja sangat indah kalau misalnya justru, misalnya Pak BG mundur. Itu kan selesai. Kalau tidak mundur berarti dilema antara politik dan hukum ini harus diselesaikan," kata Pratikno kepada wartawan di Istana Negara, Selasa (3/2) sekitar pukul 11.30 WIB.
Pernyataan ini menuai pro dan kontra dari pejabat atau politisi PDIP. Sebagian besar politisi PDIP menyatakan bahwa jadi atau tidaknya Budi Gunawan menjadi Kapolri sepenuhnya menjadi kewenangan presiden.
(bil/bpn)











































