Thailand akan Bangun Sistem Peringatan Tsunami Sendiri
Senin, 31 Jan 2005 16:08 WIB
Jakarta - Thailand akan maju terus dengan rencananya membangun sistem peringatan tsunami miliknya sendiri. Demikian ditegaskan Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra, hari Senin ini.Penegasan ini disampaikan Thaksin menyusul pertemuan regional yang menolak tawaran negaranya untuk menjadi tuan rumah sebuah jaringan bagi Samudera Hindia. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (31/1/2005)."Kami tidak peduli apakah negara-negara lain bekerjasama atau tidak. Kami akan maju terus dan kami siap untuk investasi, bahkan meskipun jika hanya kami satu-satunya negara yang terlibat," ujar Thaksin kepada wartawan di ibukota Bangkok."Kami harus melakukan ini untuk melindungi jiwa warga Thai dan para turis," imbuh pemimpin negeri Gajah Putih itu. Pernyataan ini disampaikan Thaksin dua hari setelah pertemuan regional di Thailand menyetujui untuk membentuk sebuah sistem terkait peringatan tsunami regional. Forum tersebut menolak proposal Thailand untuk membangun sistem bagi keseluruhan Samudera Hindia di Pusat Kesiapan Bencana Asia yang berbasis di Bangkok.Dikatakan Thaksin, tahap pertama dari sistem baru Thai itu akan bisa berjalan dalam waktu dua bulan. Dan kemungkinan akan selesai dalam waktu 18 bulan. Sistem peringatan Thai ini akan terhubung dengan sistem peringatan tsunami yang telah ada untuk Samudera Pasifik.
(ita/)











































