"Psikologis tersangka pasti membela diri, tapi saya tidak percaya," ujar Dir Sabhara Polda Metro Jaya, Kombes Marolop Manik usai pemakaman di TPU Jalan Kamboja, Radio Dalam, Jaksel, Selasa (3/2/2015).
Menurut Manik, pelaku bernama Bripda Ricky Alexander dan telah diperiksa Unit Sabhara, Propam, dan unit Laka Lantas Polres Jaksel. "Saat ini telah diperiksa," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam insiden yang terjadi pada pukul 14.30 WIB, ayah Laiyla, Guntur Ahmad (53) baru saja menjemput anak sulungnya itu pulang dari sekolahnya di SMK 15 menuju rumah mereka di Radio Dalam. Saat itu di underpass Jalan Trunojoyo juga melaju kencang 4 mobil iring-iringan polisi dan menabrak sepeda motor yang dikendarai Guntur.
Sayang, bus yang menabrak tidak memberhentikan laju mobilnya, namun malah meninggalkan lokasi. Guntur yang panik melihat kondisi anaknya yang bersimbah darah langsung menghentikan mobil ketiga menggunakan kaki.
Beruntung ada salah satu polisi kenalan Guntur yang langsung membantu menaikkan tubuh Laiyla ke mobil polisi untuk dibawa ke Puskesmas Kebayoran Baru, sebelum dirujuk ke RS Fatmawati. Namun sayang, nyawa remaja yang baru berulang tahun 29 Januari tersebut tak tertolong.
Siang ini jenazah Laiyla sudah dimakamkan di TPU Jalan Kamboja, Radio Dalam.
(rni/bar)










































