Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Arya Tejo mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Senin (2/2/2015). Dia menjelaskan, pencurian minyak mentah terjadi di ladang minyak PT Chevron di kawasan Minas, Kabupaten Siak, Riau.
"Dalam kasus ini satu orang sopir berhasil kita amankan. Sedangkan satu orang lagi saat dipergoki petugas kabur ke semak-semak. Sampai sekarang satu lagi masih kita buru," kata AKBP Guntur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat bertugas, anggota kita dilaporin oleh warga adanya aksi pencurian minyak mentah. Dari sana tim PJR lantas menelusuri kawasan pipa minyak mentah milik Chevron," kata Guntur.
Saat dilakukan pengecekan, kata Guntur, mobil Patroli PJR lantas bertemu dengan mobil Toyota Rush warna merah BM 1538 DD yang terlihat mendadak putar balik ketika kepergok.
"Gerak gerik mobil tersebut mencurigakan. Ketika mobil tersebut melaju kencang, rupanya terperosok di bawah bahu jalan," kata AKBP Guntur.
Selanjutnya tim melakukan pemeriksaan terhadap mobil tersebut. Dari sana diketahui, di dalam mobil adanya bekas tumpahan minyak mentah dan ditemukan alat untuk mengebor pipa minyak tersebut.
"Sopirnya berhasil kita amankan, sedangkan satu orang lagi kabur," kata Guntur.
Dalam kasus pencurian minyak mentah ini, pihak Polda Riau telah berkoordinasi dengan PT Chevron. Kini bekas pengeboran pipa minyak yang dicuri tersebut telah diperbaiki pihak perusahaan.
(cha/rvk)











































