"Saya tidak membantah bahwa nama saya sempat digadang-gadang sebagai calon wakil presiden. Namun sama sekali tidak ada inisiatif dari saya untuk mencalonkan diri. Saya sama sekali tidak pernah menjanjikan atau membantu penanganan salah satu kasus yang sedang ditangani KPK," ujar Samad.
Hal itu disampaikannya dalam dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2015) pukul 19.15 WIB. Samad didampingi oleh Deputi Pencegahan KPK Johan Budi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berkaitan dengan pertemuan saya dengan sejumlah pihak dapat saya sampaikan bahwa dalam menjalankan tugas saya sebagai ketua KPK. Tidak dapat dihindari adanya pertemuan saya dengan para politisi, sejumlah elit politik, baik dalam kegiatan formal maupun informal," ujar Samad.
Sayangnya Samad tidak mau merinci lebih jauh mengenai klarifikasinya soal pertemuan dengan elit PDIP itu. Dia hanya menjawab secara umum mengenai pertemuan dengan elit politik terkait tugas dia sebagai pimpinan KPK.
Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebelumnya menggelar konferensi pers khusus untuk menyampaikan mengenai serangkaian pertemuan dengan Samad pada masa Pemilu lalu. Ada enam pertemuan yang disebut dilakukan oleh Samad.
(fjp/fjp)










































