Pantauan di lapangan Senin (2/1/2015) belasan pelajar itu tertangkap oleh anggota polsek Jatinegara di Jalan Otista III, Kp Melayu, Jakarta Timur. Ketika turun dari mobil polisi, belasan pelajar itu diminta untuk berjalan jongkok.
"Kalian ini semua memalukan semua sebagai pelajar," ujar Kapolsek Jatinegara Kompol Dasril di polsek Jatinegara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
tertangkap lantaran terdapat indikasi hendak melakukan aksi tawuran.
"Sekarang kalian ini pada pulang malah ngumpul-ngumpul di pinggir jalan," tuturnya.
Darsil pun mengaku geram melihat tingkah laku pelajar tersebut. Untuk membuat efek jera mereka pun tidak diperbolehkan pulang.
"Ini mereka saya suruh buat pernyataan tertulis sebanyak 8 halaman, setelah selesai nanti akan kita foto dan data sehingga kalau mengurangi lagi hukumannya lebih berat," tuturnya.
Di hadapan Kapolsek Jatinegara, belasan pelajar tersebut menyatakan tidak akan tawuran. Entah benar atau tidak janjinya itu
"Saya berjanji tidak akan tawuran, bilamana saya tawuran lagi saya orang bodoh," ucap para pelajar tersebut serentak.
Dasril mengatakan seusai menjalani hukuman ini, para pelajar ini akan dipulangkan. Sebelumnya mereka akan difoto terlebih dulu untuk pendataan.
"Ini karena sudah malam, kalau tidak kita akan panggil gurunya. Setelah ini mereka akan kita foto satu persatu lalu dikembalikan lagi kepada orang tuanya," tutupnya.
(edo/gah)











































