"Tidak terlalu besar. Cuma 6,6 persen yang sangat puas. Yang cukup hanya 55 persen," kata Direktur LSI, Kuskridho Ambhardi di kantor LSI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/2/2015).
Dia mengatakan sisanya sebanyak 22,9% publik kurang puas dengan kinerja mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Adapun, responden sebanyak 2,9% yang menyatakan tidak puas sama sekali. Sisanya 5,6% mengaku tidak tahu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait pertanyaan keyakinan terhadap Jokowi sebagai presiden yang mampu memimpin negara lebih baik pasca 100 hari pertama, publik memiliki beberapa jawaban. Sebanyak 21,7% sangat yakin dan 52,8% cukup yakin. Sementara, publik yang kurang yakin terdapat 17,5%. Adapun responden yang tidak yakin sama sekali hanya 1,9%.
"6,1% tidak tahu atau tidak jawab. Tapi, masih ada keyakinan terhadap Jokowi sebagai presiden," tuturnya.
Dalam survei ini, LSI melakukan survei pada 10 - 18 Januari 2015. Populasi survei ini adalah warga negara yang punya hak pilih dalam pemilihan umum atau sudah 17 tahun ke atas. Sampel responden sebanyak 1.220. Berdasarkan sampel ini, diperkirakan margin of error sebesar Β±/-2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
(hat/erd)











































