"Ini memerlukan suatu perubahan mindset yang drastis dari semua diplomat Indonesia. Jadi di setiap benak diplomat Indonesia yang ada sekarang adalah pedagang," ujar Menlu usai acara pengarahan, menjwab pertanyaan wartawan di Gedung Pancasila, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (2/2/2015).
Menlu menjelaskan, diplomat harus mampu menarik investasi dan pariwisata serta mencari peluang lainnya. Peluang itu seperti memberikan perlindungan pada investor di Indonesia yang menanamkan modalnya di beberapa negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mengatakan oke. Ini terbuka dan sebagainya. Dan komunikasi ini saya sampaikan kepada teman-teman yang bergerak di bidang properti," tuturnya.
Untuk perubahan mindset tersebut, Menlu menginstruksikan waktu 3x24 jam pada diplomat dalam mendapatkan jawaban dari kedutaan-kedutaan.
"Karena kadang-kadang kita mendapatkan surat inquire, surat bertanya dan sebagainya. Kemudian tidak di-follow up. Dan saya sampaikan, tidak ada lagi, no more," uc
(nik/nrl)











































