Siapa Sebenarnya 'Hantu' yang Meneror Pemerintahan Jokowi?

Siapa Sebenarnya 'Hantu' yang Meneror Pemerintahan Jokowi?

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jumat, 30 Jan 2015 13:59 WIB
Siapa Sebenarnya Hantu yang Meneror Pemerintahan Jokowi?
Jakarta - Koalisi Merah Putih (KMP) yang jadi kompetitor Jokowi di Pilpres 2014 kini justru jadi mitra strategis buat Sang Presiden. Rumor KMP menghantui Jokowi dengan pemakzulan dalam dua tahun pun tinggal menguap begitu saja, siapa sebenarnya yang menghantui Jokowi?

Pertemuan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor pada Kamis (29/1) adalah buktinya. Dalam pertemuan tersebut Prabowo tak sungkan menyatakan dukungan penuh ke pemerintah. Tak hanya itu, Prabowo juga menyematkan predikat pendekar utama pencak silat Indonesia untuk Presiden Jokowi.

Bahkan pada malam harinya Prabowo menggelar pertemuan dengan petinggi KMP lainnya seperti Ketum Golkar Aburizal Bakrie, Ketum PAN Hatta Rajasa, Presiden PKS Anis Matta, dan Suryadharma Ali. Dalam pertemuan yang juga diikuti elite KMP lainnya itu Prabowo melaporkan hasil pertemuannya dengan Jokowi. Bukan tak mungkin Prabowo mengungkap deal rahasianya dengan Sang Presiden.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KMP kemudian menegaskan posisi mendukung Presiden Jokowi mengambil keputusan sesuai nurani rakyat. KMP memilih menunggu situasi politik terkini sebelum bicara lebih jauh soal dukungan ke Jokowi.

KMP juga berkomitmen membantu mencarikan solusi polemik yang tengah dihadapi Presiden Joko Widodo tersebut. Komitmen KMP dalam hal ini benar-benar jadi angin segar buat Jokowi yang tengah menghadapi tekanan dari petinggi KIH.

Jelas KMP saat ini tak jadi hantu yang meneror pemerintahan Jokowi. "Berita KMP jadi hantu menghalangi gerak Jokowi itu kan tidak terbukti. Kalau saya lihat sendiri positif. Rakyat inginkan komunikasi berkesinambungan dengan yang di luar dan di dalam pemerintah," ujar jubir Golkar, Tantowi Yahya, kepada wartawan di Gedung DPR, Jumat (30/1/2015).

Ancaman pemakzulan justru muncul dari elite PDIP sendiri. Adalah Ketua DPP PDIP Effendi Simbolon yang bicara soal pemakzulan Jokowi di tengah keruhnya situasi politik di tengah polemik KPK-Polri. Di saat Jokowi sedang tertekan oleh sikap politik partai pendukung yang mendesak pelantikan Komjen Budi Gunawan jadi Kapolri itulah Effendi melontarkan 'hantu' pemakzulan.

"Kalau seperti ini keadaannya dan dia tidak membenahi, ini jadi peluang lawan politiknya. Bisa didorong untuk dijatuhkan," kata Effendi Simbolon dalam perbincangan dengan wartawan di DPR awal pekan ini.

Memang Effendi tak menyebut pernyataannya itu mewakili PDIP, namun melihat kondisi hubungan panas antara KIH dengan Jokowi belakangan ini bukan tak mungkin Effendi sengaja melontarkan hal itu agar Jokowi mengikuti apa keinginan parpol KIH.

Kini saat KMP merapat ke Jokowi, elite KIH pun mulai panik. Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri terus menggelar pertemuan dengan KIH membahas situasi politik terkini. Bisa jadi sikap Presiden Jokowi soal pelantikan Komjen Budi Gunawan jadi Kapolri bisa mengubah peta politik nasional. Kini juga semakin jelas siapa sebenarnya hantu yang meneror pemerintahan Jokowi.




(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads