Ahok Cari Warga yang Mau Sewakan Lahan Kosong untuk Parkir

Ahok Cari Warga yang Mau Sewakan Lahan Kosong untuk Parkir

- detikNews
Jumat, 30 Jan 2015 13:40 WIB
Ahok Cari Warga yang Mau Sewakan Lahan Kosong untuk Parkir
Foto: Yudhistira AS/detikcom
Jakarta - Jakarta kekurangan lahan parkir. Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sedang mencari warga Jakarta yang tertarik menyewakan lahannya untuk tempat parkir.

Ahok saat ini mewacanakan jalur busway berbayar dan jalan layang berbayar. Pengendara yang tidak sanggup bayar, bisa memarkirkan kendaraannya di lahan parkir dan berpindah menggunakan bus gratis.

"Jadi kamu boleh memanfaatkan tempat parkir, taman kamu jadi parkiran. Kamu punya rumah di belakang mal, kamu mau buat parkir karena untung nih. Saya kasih izin. Karena Jakarta kekurangan lahan parkir," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (30/1/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahok juga mendorong pihak swasta untuk membangun lahan parkir. Dia membolehkan swasta membangun lahan parkir hingga 4-5 lantai dan bebas koefisien dasar bangunan (KDB). KDB yang berbentuk persentase ini merupakan perbandingan jumlah luas lantai dasar bangunan terhadap luas lahan.

"Jadi tidak hitung koefisien dasar bangunan (KDB). Jadi saya anggap itu bukan bangunan," tutur suami Veronica Tan ini.

Ahok mewacanakan pengendara mobil pribadi boleh masuk jalur busway asal bayar dan jalan layang berbayar. Sistem bayarnya seperti electronic road pricing (ERP). Nilai pembayarannya antara Rp 50 ribu-200 ribu. Bagi yang tidak sanggup bayar, maka pengendara mobil harus memarkirkan kendaraannya di lahan parkir yang disediakan.

Pengendara mobil kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bus gratis yang disediakan Pemprov DKI. Bus tersebut dibeli dari uang hasil jalur busway berbayar dan jalan layang berbayar.

(nik/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads