"Informasi yang didapatkan di lapangan, sekitar pukul 21.15 Wita, warga Pamboang melaporkan ke SAR, ada mayat di belakang rumah warga, kondisi mayat sudah rusak, sekarang dievakuasi ke RSUD Majene, setelah proses berita acara kita bawa ke RS Bhayangkara," ujar Arianto Ardi, Komandan Tim SAR Gabungan dalam proses evakuasi di perairan Majene.
Arianto menambahkan, tim SAR Gabungan yang berjumlah 38 personel ini tiba di Majene dan langsung melakukan penyisiran di sekitar perairan Majene. Sebelumnya, pada pagi hari tim SAR dari Kab. Mamuju, Sulbar, sudah melakukan penyisiran sekitar pukul 08.00 Wita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain empat jenazah, nelayan setempat juga menemukan serpihan pesawat dan kursi yang diduga bagian dari pesawat AirAsia QZ8501. Termasuk kartu identitas di saku mayat bernama Saiful Rakhmad dan sebuah paspor di tas jinjing atas nama Andri Wijaya Poo. Pihak Basarnas pusat membenarkan kartu identitas tersebut sama dengan nama-nama penumpang AirAsia QZ8501.
(mna/bar)










































