Ritual Cisuak Menjelang Imlek
Minggu, 30 Jan 2005 23:16 WIB
Surabaya - Setiap tahun menjelang tahun baru Imlek, ratusan ummat Tri Dharma menggelar ritual Cisuak di tempat ibadahnya masing-masing. Salah satunya seperti yang digelar di Kelenteng Hong San Ko Tee Jalan Tjokroaminoto Surabaya, Minggu (30/1/2005).Ritual Cisuak ini digelar dengan maksud untuk menolak bala atau sial bagi ummat manusia dan keselamatan negeri ini di masa mendatang. Ummat berharap dengan ritual ini mereka akan mendapatkan peruntungan lebih besar dan memohon agar negeri ini juga terhindar dari bala seperti bencana tsunami yang baru saja melanda Banda Aceh dan Sumatra Utara.Berbeda dengan ritual tahun sebelumnya, Cisuak tahun 2005 sengaja digelar sederhana. Tidak ada pertunjukan barongsai atau kuda lumping serta makanan tumpengan seperti tahun lalu. "Upacara yang sederhana ini adalah untuk menghormati ratusan ribu ummat manusia yang sudah menjadi korban bencana tsunami di Aceh," kata pengurus Kelenteng Hong San Ko Tee Budi Enggal, Minggu(30/1/2005).Ritual Cisuak ini ditandai dengan penyiraman air yang sudah didoakan Suhu Gunawan kepada para ummat mengikuti ritual Cisuak. Setelah disiram air, diteruskan dengan pemotongan bagian rambut peserta.Air bekas siraman ini kemudian dibawa pulang ummat untuk digunakan mandi. Setelah itu, air bekas mandi dan potongan rambut yang ada dibuang ke air mengalir seperti di sungai. Maksud pembuangan ke air mengalir ini adalah agar segala bala atau sial dibuang jauh dan tidak datang lagi pada umat dan negeri ini.Setiap peserta ritual ini juga harus memenuhi persyaratan di antaranya membawa pakaian bekas untuk disumbangkan, membawa handuk sendiri, uang logam tiga keping dan peralatan sembahyang. Sebelum melakukan ritual Cisuak, ummat juga mengadakan sembahyang terlebih dulu di dalam kelenteng. Setelah proses ritual selesai, para peserta ini diberi kertas yang sudah didoakan oleh suhu. Kertas yang sudah didoakan ini kemudian akan ditempel ummat di beberapa barang berharga mereka seperti mobil dan benda berharga lainnya agar diberi keselamatan.
(mar/)











































