Korban Demam Berdarah di NTT Bertambah, 4 Orang Tewas
Minggu, 30 Jan 2005 12:44 WIB
Kupang - Wabah demam berdarah di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menelan korban jiwa. Empat warga dilaporkan tewas dan sedikitnya 221 lainnya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).Demikian disampaikan Kepala Sub Dinas Penaggulangan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan NTT, Fransiskus A. Pello di Kupang, Minggu (30/1/2005).Empat korban tewas adalah warga Kota Kupang. Kebanyakan penderita adalah anak-anak dan balita.Pello memerinci, dari keseluruhan penderita, 202 adalah warga Kota Kupang, Kabupaten Ende 12 penderita, Kabupaten Sikka 6 kasus dan 1 kasus lainnya di Kabupaten Belu."Dinas Kesehatan Provinsi telah menyalurkan bantuan bubuk abate ke daerah-daerah yang sementara dilanda wabah demam berdarah," kata Pello.Khusus Kota Kupang yang sebagian besar wilayahnya dinyatakan epidemic demam berdarah, pemerintah telah mendistribusikan 625 kg bubuk abate untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat.Untuk mencegah meluasnya perkembangan nyamuk demam berdarah, pemerintah secara bertahap melakukan pengasapan dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk melakukan pemberantasan nyamuk, Lanjut Pello.Menurut Pello, berdasarkan hasil analisa dan pendataan, terdapat enam Kabupaten di NTT yang rawan demam berdarah. Enam Kabupaten tersebut yakni Kabupaten Kupang, Ende, Belu, Timor Tengah Selatan dan Sumba Timur.
(iy/)











































