"Ya bisa saja (daftar kamar TUN). Tapi saya pilih Kamar Agama saja biar adem, soalnya dekat-dekat dengan hari tua," kata Ahmad, saat dihubungi, Rabu (28/1/2015).
Fadlil mengaku dalam seleksi ini dia mendapat rekomendasi dari beberapa koleganya. Salah satunya adalah Hamdan Zoelva.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, hukum agama merupakan bidang yang awal digeluti dalam dunia peradilan. Atas dasar itulah Fadlil lebih condong mengikuti seleksi calon hakim agung untuk kamar agama.
"Karena UIN yang mengajukan, saya ikut Agama, balik lagi ke awal saya berasal," ucapnya.
Fadlil merupakan hakim konstitusi 2010-2015 dari jalur Mahkamah Agung (MA). Namanya kandas menjadi hakim konstitusi untuk periode kedua karena tidak lolos seleksi yang dilaksanakan tertutup oleh MA.
(rvk/asp)










































