"Untuk mengantisipasi lonjakan, PT KAI Daop 1 Jakarta mempersiapkan penambahan rangkaian KA sesuai dengan kebutuhan," kata SM Corporate Communication Daop 1 Jakarta Bambang S Prayitno dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/1/2015).
Berdasarkan data running ticketing system hari ini per pukul 15.29 WIB sudah ada beberapa kereta yang penjualan tiketnya sudah habis seperti KA Jakatingkir Relasi Pasarsenen-Purwosari yang berangkat pada 17 Februari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- KA Argo Anggrek malam rute Gambir-Surabaya,
- KA Gajayana rute Gambir-Malang
- KA Bima rute Gambir-Surabaya-Malang
- KA Taksaka Malam rute Gambir-Yogyakarta
- KA Bangunkarta rute Gambir-Surabayagubeng
- Argolawu rute Gambir-Solo
- KA Tegalbahari rute Gambir-Tegal
- KA Senja Utama Solo rute Pasarsenen-Solo
- KA Senja Utama Yogya
- KA Sawung Galih malam rute Pasarsenen-Kutoarjo
- KA Bogowonto rute Pasarsenen-Lempuyangan
- KA Brantas relasi Pasarsenen-Kediri
- KA Kertajaya relasi Pasarsenen-Surabaya
Untuk yang berangkat 19 Februari, tiket kereta yang sudah habis yakni:
- KA Argodwipangga rute Gambir-Yogya-Solo
- KA Fajar utama Yogya,
- KA Bogowonto,
- KA Gajahwong relasi Pasarsenen-Yogya
- KA Matarmaja relasi Pasarsenen-Malang yang keberangkatannya mulai dari 17-19 Februari
- KA Gaya Baru Malam
- KA Kutojaya utara
Sedangkan beberapa kereta yang tempat duduknya masih tersedia yakni:
- KA Argomuria rute Gambir-SemarangTawang yang berangkat pada 17 Februari tersisa 81 kursi, keberangkatan 18 Februari tersisa 224 kursi, dan yang keberangkatannya pada 19 Februari 139 kursi.
- KA Argodwipangga rute Gambir-Jogya-Solo yang berangkat pada 17 Februari tersisa 79 kursi, dan keberangkatan 18 Februari tersisa 159 kursi,
- Sebagian besar kereta yang berangkat pada 17 Februari masing-masing masib tersedia 100 kursi.
"Sementara untuk KA-KA yang lainya ketersedian tiket antara tanggal 17 Februari sampai dengan 19 Februari bervariasi dengan rata-rata masih di atas 100 seat per KA," terang Bambang.
(bil/nrl)











































