"Setelah kita melakukan berita acara interview, jadi bukan berita acara pemeriksaan, kita coba bicara dari hati ke hati. Saya tanyakan kepada Christopher kenapa kamu kok berantem sama si Ali. Dia bilang, habisnya dia (Ali) nyebelin Om," kata Hando saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (28/1/2015).
Namun, lanjut Hando, pengakuannya ini tidak bisa dijadikan dasar untuk penyidikan. Untuk menguatkan hal itu, polisi akan meminta keterangan ahli psikiater guna mengetahui ada atau tidak kelainan pada Christopher.
"Karena jawaban itu maka saya sampaikan kepada penyidik laka lantas panggil ahli kejiwaan biar tahu apa motivasi dia (merebut kemudi) hingga terjadi kecelakaan," kata Hando.
Sementara itu, Hando menduga tersangka mengaku mengkonsumsi narkotika golongan I jenis LSD (Lysergic acid diethylamide) kemungkinan untuk menghindari jetaran hukum.
"Karena kalau kemudian masalah narkoba, saya pikir dia pasti akan lepas, kenapa karena dengan pengaruh narkoba ini kan dia tidak bisa dipertanggungjawabkan secara hukum. Kalau Afriyani ada barang buktinya," tuturnya.
(mei/aan)











































