Demo TolaK Kenaikan BBM, Mahasiswa UIN Patah Tulang Rusuk
Sabtu, 29 Jan 2005 20:54 WIB
Jakarta -
Salah seorang mahasiswa UIN peserta demo Aliansi TolaK Kenaikan BBM, Satrio Yudi Wahono, terpaksa dirawat di Rumah Sakit UKI, Cawang. Yudi dirawat karena tulang rusuknya patah akibat pemukulan dan pengusiran paksa oleh aparat keamanan saat demo tersebut, Jumat (28/1/2005) yang lalu. "Saat ini kondisi Yudi masih lemah dan ditangannya masih menempel infus untuk mengalirkan cairan," kata Rahmad Sahid Juru Bicara Aliansi Tolak Kenaikan BBM saat dihubunggi detikcom, Sabtu (29/1/2005).Karena kondisi Yudi inilah, Sahid menuntut agar aparat keamanan yang melakukan tindak pemukulan tersebut diberikan hukuman."Kami meminta kasus ini diusut dengan tuntas" kata mahasiswa UIN semestar 9 ini.Menurut Sahid, demo tersebut diikuti oleh sekitar 200 orang dari berbagai elemen mahasiswa diantaranya UIN, UKI, Universitas Mpu Tantular dan Universitas Mercu Buana. Demo yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB di depan istana, Jl. Medan Merdeka Utara, tersebut berlansung lancar-lancar saja, tetapi pada sekitar pukul 17.00 WIB aparat langsung menghalau para pendemo untuk meninggalkan daerah istana diikuti dengan pemukulan. Pemukulan ini mengakibatkan tulang rusuk Yudi patah.
(nal/)










































