Filipina Yakin Dulmatin Tewas

Filipina Yakin Dulmatin Tewas

- detikNews
Sabtu, 29 Jan 2005 18:04 WIB
Jakarta - Militer Filipina yakin Dulmatin dan seorang anggota teroris lainnya dari Indonesia, Mohammad Ali Abdul Rahiman alias Mauyha, turut tewas dalam serangan udara pada Kamis lalu (27/1/2005).Keyakinan ini disampaikan oleh Kolonel Gerry Jalandoni, komandan pasukan militer yang mewilahi Mindanao, lokasi Dulmatin dkk dijatuhi 100 kg bom dan 6 roket oleh jet-jet dan helikopter tempur Filipina.Jalandoni mengungkapkan, laporan intelijen menyatakan dua dari tiga anggota Jamaah Islamiyah (JI) asal Indonesia yang berada di area pemboman, turut tewas. Usai serangan, militer hanya menemukan 7 mayat di rawa-rawa yang dibombardir tersebut.Serangan militer itu dilakukan setelah menerima informasi bahwa tiga anggota JI menggelar pertemuan dengan pentolan pemberontak Abu Sayyaf di Mindanao.Jalandoni juga mengungkapkan bahwa militer tidak bisa masuk lebih ke dalam sarang pemberontak itu untuk memastikan berapa jumlah korban akibat serangan itu. Penyebabnya, mereka terikat perjanjian genjatan senjata dengan pemberontak MILF pada tahun 2002 sebagai jalan untuk pembicaraan damai.Sekadar diketahui, Jumat kemarin diberitakan bahwa sumber lain juga mengungkapkan bahwa buron Umar Patek juga turut tewas dalam insiden itu.Sementara, dalam e-mailnya kapada detikcom, Direktur International Crisis Group Asia Tenggara, Sidney Jones, menyangkal pernah menyatakan bahwa Dulmatin dan Umar Patek bukanlah anggota JI melainkan anggota kelompok Banten yang bekerja independen. Sidney menegaskan bahwa keduanya adalah anggota JI. (nrl/)


Berita Terkait