Pesawat Nas Air yang akan membawa para jamaah itu seharusnya berangkat pada Selasa (27/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Salah seorang calon jamaah, A Saragih menyatakan, mereka sudah berada di dalam pesawat ketika kerusakan diketahui.
"Kami sudah di dalam pesawat. Sudah melaksanakan doa juga, lalu diberitahu ada kerusakan engine sebelah kanan," kata Saragih kepada wartawan di KNIA, Rabu siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbaikan ternyata tidak kunjung selesai, sehingga mereka diinapkan di Hotel Soechi Jalan Cirebon dan Hotel Madani Jalan Sisingamangaraja, Medan. Pagi ini mereka kembali ke bandara, namun pesawat belum beres dan kejelasan tentang waktu keberangkatan masih belum diperoleh dari pihak maskapai asal Arab Saudi tersebut.
"Jika memang tidak bisa diperbaiki dengan cepat, hendaknya dicarikanlah pesawat pengganti. Ini tidak ada. Kita masih masih belum dapat kejelasan ini," kata Saragih.
Pesawat Nas Air belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian ini. Sementara penumpang terus waswas karena ketidakjelasan jadwal pemberangkatan.
(rul/try)











































