"Pemeriksaan hasil psikologi tersangka, dapat disimpulkan bahwa kurangnya pengendalian diri. Bertindak berdasarkan perasaan, kurang berpikir dampaknya," kata Kapolres Jaksel Kombes Wahyu Hadiningrat, di kantornya, Jl Wijaya, Jakarta Selatan, Selasa (27/1/2015) malam.
"Tidak ada gangguan kejiwaan," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim dari Agen Pemegang Tunggal (APM) Mitsubishi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap mobil Mitsubishi Outlander pada Senin (26/1) lalu. "Itu membutuhkan waktu tiga minggu," ujar Wahyu.
Fakta terbaru, polisi merilis Christopher negatif narkoba. Kejadian mengenaskan itu murni kecelakaan lalu lintas. "Murni kecelakaan lalu lintas, tidak ada indikasi penggunaan narkotika atau zat lainnya," tutur Wahyu.
Terkait kenapa Christopher merebut kemudi dari sopir Ali, rekannya, masih misterius. Polisi masih mendalami sebab-sebab cek-cok tersebut.
"Banyak yang disampaikan (saat pemeriksaan), termasuk soal pengakuan menggunakan zat itu (LSD). Kalau itu sedang didalami (kenapa merebut kemudi)," tutupnya.
(rna/mok)











































