Pria bernama Ir Supardi terbilang sangat pede saat bertemu Ganjar di kantor gubernur, Jl Pahlawan Semarang, Selasa (27/1/2015). Apalagi ia membawa surat tugas. Kop surat tersebut bergambar bintang keemasan dan bertuliskan Kementerian Sekretariat Negara RI dan Sekretariat Presiden. Memang mirip logo Sekretariat Negara asli.
Kepada Ganjar, Supardi dan Rizal yang mengaku dari KPK, mengatakan tengah melakukan monitoring. Ketika Supardi menyebut soal dana bantuan bencana Banjarnegara dan tata usaha, Ganjar curiga dan menelepon Mensesneg Pratikno. Staf Pratikno menjelaskan tidak ada staf khusus presiden bernama Supardi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rizal yang mengaku dari KPK, ternyata bukan Komisi Pemberantasan Korupsi, melainkan Komite Penegak Keadilan. Supardi, Rizal dan sopirnya, Sarjono, diperiksa polisi. Mobilnya yang bertabur 'atribut' Istana Kepresidenan tersebut juga diamankan ke Mapolda Jawa Tengah yang berjarak sekitar 400 meter dari kantor gubernur Jateng tersebut.
(alg/try)











































