"Kami akan terus membuat dan membangun taman-taman di Kota Bogor. Tahun ini ada beberapa taman tematik yang akan kita bangun," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, di Balaikota Bogor, Selasa (27/1/2015).
Taman-taman baru yang dibangun di antaranya taman kreasi di Sempur, taman kencana, taman kembar di Bantarjati, dan taman vertikal di depan Stasiun Bogor. Taman-taman yang sudah ada juga akan dioptimalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Desainnya sudah ada, secepatnya akan dilakukan proses pembangunan," imbuh politikus PAN ini.
Seperti diketahui, pada pagar pembatas koridor khusus pejalan kaki yang menuju Stasiun Bogor Jalan Mayor Oking, kini telah ditanami tanaman vertikal. Koridor khusus pejalan kaki yang awalnya hanya dibatasi dengan pembatas biasa, kini telah dibangun pagar permanen. Beberapa macam tanaman bunga juga tersusun rapi di tembok pagar sepanjang 300 meter tersebut. Terlihat indah memang. Itu berbeda saat di lokasi belum terpasang koridor khusus pejalan kaki, dimana pejalan kaki dengan bebas menyeberang jalan, dan angkot yang semaunya berhenti mencari atau menunggu penumpang.
Pembangunan taman vertikal di Jalan Mayor Oking ini, selain untuk mempercantik pagar di depan Stasiun Bogor, juga bertujuan untuk menutup pedagang kaki lima mangkal di sekitar pagar yang menyebabkan kemacetan dan kesemrawutan arus lalu lintas.
Kepala Bidang Pertamanan Dinas Pertamanan Kota Bogor Dian Herdiawan mengatakan, pemasangan taman vertikal juga akan dilakukan di beberapa titik lain seperti underpass Jalan Pajajaran, dan Tugu Narkoba Jalan Sholeh Iskandar Bogor. Pemkot di tahun 2015 ini, mengucurkan dana Rp 10 miliar untuk pembangunan semua taman di sejumlah lokasi.
"Target kami mencetak 1 hektare taman setiap tahunnya sehingga ruang terbuka hijau kita semakin bertambah dan Kota Bogor menjadi Kota Sejuta Taman dan surga bagi pejalan kaki," kata Dian Herdiawan kepada wartawan.
(try/try)











































