Kalla: Kalau Kampanye, Jangan Pakai Baju Kotak-kotak

Kalla: Kalau Kampanye, Jangan Pakai Baju Kotak-kotak

- detikNews
Sabtu, 29 Jan 2005 14:37 WIB
Jakarta - Bagaimana SBY-Kalla bisa menang pilpres tahun lalu? Salah satu rahasianya adalah jangan pakai baju kotak-kotak selama kampanye. Alasannya, baju kotak-kotak identik dengan santai.Sebaliknya, pakailah kemeja lengan pendek, polos dan tidak warna-warni. Pemakai kemeja model begini identik dengan orang yang suka kerja keras.Demikian resep Jusuf Kalla yang dibagikan kepada para pengurus DPP dan DPD Golkar se-Indonesia dalam rapat konsultasi di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (29/1/2005). Tak urung, resep Ketua Umum Partai Golkar ini menjadi ger-geran para kadernya. "Kalau Anda ingin punya image dalam kampanye, jangan sama sekali pakai baju kotak-kotak. Harus pakai polos dan berlengan pendek. Image-nya adalah biar Anda terlihat orang yang kerja keras dan tulus. Kalau baju kotak-kota, terkesan santai. Bisa-bisa orang berpikir, benar tuh orang, bagaimana bisa memimpin?" urai Kalla. Cerita Kalla ini disambut tawa hadirin. Resep ini sengaja dibagikan Kalla dalam menyambut pemilihan umum kepala daerah (pilkada) yang akan dilakukan secara langsung dalam waktu dekat ini.Kalla menegaskan, selama pilpres, dirinya dan SBY tidak pernah pakai baju kotak-kotak dan berwarna. "Selalu polos dan lengan pendek. Itu image kerja keras dan tulus," urai Kalla.Masih ada resep Kalla lainnya, yaitu bagaimana menyebarkan foto kandidat. "Orang mencetak foto dengan segala macam bentuk. Kami hanya mencetak foto dengan kertas koran. Kalau kertas HVS begitu kena angin, langsung jatuh karena berat," kata Kalla."Tapi kertas koran dikasih kanji, itu 3 bulan melekat tanpa kita sadari. Selain itu murah harganya. Yang penting itu foto, orang tak melihat kertas korannya," tandasnya.Kalla mengklaim resep-resepnya sudah teruji dan terbukti. "Kalau ada orang Indonesia yang merasa paling mengetahui prinsip dasar pemilu, barangkali saya dan Pak SBY yang paling mengetahuinya. Karena setelah diuji coba, kami yang menang. Seharusnya prinsip dasar kami yang betul kan?" klaim Kalla yang spontan disambut tawa. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini