Hal ini ditegaskan Kepala Tim DVI Jatim dan Regional Tengah, Kombes Pol dr Budiyono. Ia menegaskan operasi identifikasi tetap akan terus berjalan meski operasi pencarian 'dihentikan'.
"Saya jamin terus jalan. Tidak ada dihentikan," tegas dia pada detikcom, Selasa (27/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya SAR ditutup, kemudian ada nelayan menemukan dan dikirim ke kami, kami akan identifikasi. Intinya DVI no limit," lanjut Budiyono.
Budiyono yang juga menjabat Kabiddokes Polda Jatim juga mencontohkan, jika keluarga penumpang menghendaki crisis center ditiadakan pihaknya akan tetap menghubungi keluarga jika ada jenazah yang teridentifikasi.
"Kalau keluarga menganggap crisis center tidak efisien lagi dan crisis center ditiadakan atau keluarga hanya menunggu di rumah atau di hotel pihaknya akan menyampaikan hasil identifikasi ke keluarga yang bersangkutan. Karena kami kan sudah mempunyai contact person keluarga," pungkas dia.
Hingga kini sebanyak 69 jenazah berhasil ditemukan, 54 diantaranya sudah teridentifikasi dan sudah diserahkan ke keluarga. Sedangkan upaya pencarian hingga hari ke 27 masih terus dilakukan tim gabungan.
(ze/try)











































