Awas, Sindikat Uang Palsu Satroni Nasabah di ATM
Sabtu, 29 Jan 2005 14:07 WIB
Jakarta - Suatu ketika Anda tengah bertransaksi di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) suatu bank. Tiba-tiba ada orang minta tolong kepada Anda agar mentransfer sejumlah dana ke sebuah rekening dengan alasan macam-macam. Orang itu lalu mengganti dana yang Anda transfer dengan uang tunai.Jika Anda menemukan orang semacam itu, jangan segera Anda layani. Sebaiknya Anda tolak dengan halus, dengan aneka alasan yang masuk akal. Pasalnya, hal seperti itu kini menjadi modus penipuan sindikat uang palsu alias upal. Sudah bukan rahasia lagi, sindikat upal tengah rajin gentayangan. Polisi saat ini juga disibukkan menangani kasus upal yang melibatkan jenderal di jajaran Badan Intelijen Nasional (BIN).Dalam berbagai mailing list (milis) di internet, santer beredar cerita tentang penipuan penyebaran uang palsu dengan modus di atas. Salah cerita yang muncul sbb:Pada hari selasa sore (-+ 15.00), teman saya sedang berada di ATM BCA, untuk melakukan transaksi banking. Tiba-tiba saja ada seseorang yang perlahan mendekati dengan sopan menegur teman saya.Orang tersebut (OT) mengatakan: Bapak mau transfer uang yah? Teman saya (TS): Memangnya kenapa Mas? (teman saya penuh curiga)OT: Begini Pak, saya akan transfer uang ke rekening ini (sambil menunjukan No Rek). Tapi saya malas ke bank, terlalu jauh. Bagaimanakalau Bapak tolong saya transferkan uang sejumlah Rp 1,5 juta ke rekening ini, lalu uang Bapak saya ganti cash (sambil mengeluarkan uang sejumlah yang sama).TS: Baik-baik sebentar yah, saya selesaikan transaksi saya dahulu.(setelah teman saya menyelasaikan transaksinya kemudian TS melanjutkan permintaan OT, sampai selesai dan teman saya menerima uang sebesar Rp 1,5 juta)Pada hari berikutnya (Rabu pagi), teman saya kebetulan menitipkan uang yang kemarin diberikan OT untuk dimasukkan ke rekening TS kembali oleh messenger kami. Beberapa jam Kemudian TS dapat kabar dari messenger kami bahwa uang yang Rp 1,5 juta itu semuanya palsu dan messanger kami meminta TS untuk datang dan menjelaskan Uang palsu ini pada managemen dan sekuriti bank. Menurut bank tersebut, kejadian ini sudah yang kesekian kali.Anggota milis lainnya punya cerita juga, sbb:Saya juga pernah mengalami, tapi belum sampai kena. Awalnya ada sepasang suami istri menemui saya pas saya sedang transfer uang di ATM BCA. Dia membawa uang cash Rp 1 juta. Dia bilang urgent sekali (karena memang waktu itu malam hari). Karena saya curiga kalau uang itu palsu, ya saya tega-tegain saja menolak. Saya bilang nggak ada uang sebesar itu di rekening saya.Seorang wanita karier yang tinggal di Pondok Gede Jaktim, bernama Ny Ria, pada detikcom, Sabtu (29/1/2005) juga pernah dimintai tolong orang dengan modus serupa. "Orang itu minta transfernya tidak banyak, cuma Rp 100 ribu. Tapi saya sudah curiga saja, jangan-jangan ada apa-apa. Jadi saya bilang saja kalau di rekening saya tidak ada uang sebanyak itu," kata ibu beranak dua ini.Jadi, hati-hatilah! Jangan sampai kebaikan hati Anda dibalas air tuba.
(nrl/)











































