Dwipayanti-Dwipayani Mulai Jalani Pembedahan Tahap I
Sabtu, 29 Jan 2005 12:29 WIB
Surabaya - Kedua bayi kembar siam Dwipayanti-Dwipayani saat ini tengah menjalani operasi pembedahan tahap I. Proses pemisahan bayi kembar ini dapat disaksikan oleh masyarakat umum melalui layar monitor yang disediakan di luar ruang bedah.Persiapan operasi sendiri sudah dilakukan sejak hari Jumat (28/1/2005) pukul 20.00 WIB, dimana kedua bayi kembar siam asal Bali ini dipersiapkan menjalan puasa sebelum operasi. Dan pada Sabtu (29/1/2005) pukul 06.30 WIB, kedua bayi kembar mulai dibawa ke lanti 6 ruang operasi, Kamar bedah 607, Gedung GBPT RSUD dr Soetomo, Surabaya. Untuk operasi pemisahan ini, menurut keterangan dari dr Teguh Sylvaranto, Ketua Tim Operasi Pemisahan Bayi Kembar, harus melalui beberapa tahapan. Pertama adalah tahapan persiapan operasi atau pra bedah. Tahapan selanjutnya adalah tahapan pembedahan yang dimulai sejak Sabtu (29/1/2005) pukul 09.00 WIB. Dalam tahapan pembedahan ini kedua bayi dibedakan dengan cara diberi dua label yang berbeda yakni merah dan kuning. Dr Teguh juga menjelaskan, operasi pembedahan juga dibagi beberapa tahapan. Tahap I dilakukan dengan menyayat kulit bagian belakang dimana saat ini prosesnya masih berlangsung. Tahap II adalah, menyayat kulit bagian depan dan pemisahan organ dalam yang dijadwalkan berlangsung dari pukul 12.30 sampai 18.30 WIB. Termasuk dalam tahap itu adalah pemisahan hati dan rongga dan dinding dada. Sementara tahap III adalah pemisahan total yang dijadwalkan pukul 18.30 sampai 23.00 WIB. Pada tahap ini yang akan dilakukan adalah pemisahan dinding belakang total menjadi dua bayi dan menutup rongga dada dan perut kedua bayi. Tahap IV adalah menutup kulit yaitu pukul 23.00 sampai Minggu (30/1/2005) pukul 00.30 WIB. Dalam tahapan ini termasuk menutup fLap kulit masing-masing bayi, evaluasi dan stabilisasi, pemeriksaan laboratorium. Dan setelah pembedahan selesai luka ditutup secara steril.Setelah tahap pembedahan selesai, kedua bayi akan ditransfer ke ICU yang dijadwalkan pada Minggu pukul 00.30 hingga 01.30. Dalam tahap terakhir akan dilakukan evaluasi ulang stabilitas kedua bayi dan stabilisasi bila perlu. Anestesi dihentikan, pemberian obat anti sakit dll. Saat ini orang tua kedua bayi kembar I Gusti Ayu Ketut Sriyani dan I Gusti Eka Laya Kunta bersama anggota keluarga dan sejumlah wartawan, masyarakat menunggu di luar operasi melalui layar monitor yang dipasang. Semua penunggu bisa menyaksikan jalannya operasi. Namun banyak juga para pengunjung yang akhirnya tidak kuat menyaksikan. Kedua orang tua bayi kembar siam ini sendiri terlihat tenang, namun tidak mampu menutupi kegelisahannya. I Gusti Eka Laya yang ditemui mengaku dirinya dan keluarga memasrahkan semuanya pada yang kuasa. Namun ia dan keluarganya sejak kemarin sudah melakukan upaya ritual sesuai keyakinan untuk minta keselamatan dan mukjizat agar operasi berjalan lancar dan selamat. "Saya kira apapun yang terjadi kita semua siap menerima dengan lapang dada karena Tuhan tidak akan memberi cobaan jika tidak ada jalan keluarnya," demikian I Gusti Eka Laya mencoba pasrah. Amin.
(qom/)











































