Korban tewas adalah Zainudin (20). Ia diduga orang yang tengah meracik petasan di rumah Samedi, tepatnya di lantai dua, pada Minggu (25/1/20215). Kapolres Malang AKBP Aris Haryanto membenarkan jika adanya korban jiwa.
"Satu korban tewas," jelasnya usai memimpin olah TKP, Minggu (25/1) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengamankan TKP, pihaknya sudah meminta bantuan Tim Jihandak dari Brimobda Ampeldento. Diduga masih ada sisa-sisa bahan baku petasan berserakan di lokasi kejadian.
"Besok olah TKP kembali digelar bersama Tim Labfor Polda Jatim, sementara malam ini sterilisasi TKP dulu dari Tim Jihandak," tegas Aris.
Aris menambahkan, pemilik rumah diketahui tengah berada di luar rumah saat terjadi ledakan. Petasan yang dibuat korban, rencananya digunakan untuk meramaikan pesta pernikahan anak Samedi.
"Petasan mau dibuat meramaikan pesta pernikahan pemilik rumah," imbuh Aris.
Sementara itu, Samedi mengaku tidak tahu keberadaan korban di rumahnya, saat kejadian, dirinya berada di Pabrik Rokok Pisang Agung miliknya. Begitu juga dengan istrinya Lis Saudah, tengah berada di luar rumah bersama putrinya Linda saat kejadian.
"Pemilik rumah sedang tidak di dalam rumah," kata Kades Kidal Ahmad Taufik di tempat terpisah.
Taufik juga tidak mengetahui hubungan korban dengan Samedi. Namun berdasarkan keterangan warga, keduanya masih memiliki hubungan kerabat.
"Informasinya korban masih kerabat pemilik rumah. Sementara rumah korban, itu jaraknya sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian," tutupnya.
(rna/rna)











































