"Saya sangat setuju dengan #SaveKPK, setuju pemberantasan korupsi dilanjutkan. Dan perlu diingatkan yang lebih penting lagi #SAVEINDONESIA," ujar Tifatul via akun twitternya @tifsembiring, Sabtu (24/1/2015).
Tifatul mengatakan, saat ini publik banyak yang mempertanyakan mengenai serangkaian serangan yang ditujukan ke KPK. Seperti diketahui tiga dari empat pimpinan KPK sedang mendapatkan serangan.
Pertama, Ketua KPK Abraham Samad diserang dengan foto palsu yang berisi dirinya tengah mesra dengan seorang perempuan. Setelah itu dia dituduh melakukan beberapa pertemuan dengan PDIP untuk maju sebagai cawapres Jokowi di masa pencapresan.
Kedua, Bambang Widjojanto dijadikan tersangka oleh Bareskrim Polri terkait kasus perintah memberikan keterangan palsu di MK pada 2010. Bambang ditangkap pada Jumat kemarin dan dibebaskan setelah melalui proses yang panjang.
Terakhir, Wakil Ketua Adnan Pandu Praja dilaporkan ke Bareskrim Polri. Dia dilaporkan atas kasus pemalsuan akta dan mengambil saham secara ilegal di sebuah perusahaan pada 2006.
"Pertanyaan publik, adakah hubungan kasus Budi Gunawan dengan penangkapan BW. Adakah kaitan kasus BG dengan ungkapan Hasto. Pihak-pihak terkait harus menjelaskannya," kata Tifatul yang kini duduk di Komisi I DPR.
"Negara ini harus ada kepastian hukum, prosedur jelas dan pemimpin tegas. Agar dunia tahu bahwa di republik ini ada hukum dan ketertiban," sambung mantan Menkominfo ini.
(fjr/imk)











































