Sosok Budi Waseso memang menjadi sorotan dengan sepak terjang perdananya yang langsung menangkap Komisioner KPK Bambang Widjojanto. Namun proses hukum yang terkesan dipaksakan dan membuat situasi semakin panas membuat Budi Waseso mendapat kritik tajam.
Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto hanya menjawab normatif soal desakan itu. Bagi Andi sudah jelas, Jokowi meminta Polri menegakan profesionalisme dalam tiap tindakan hukumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi Waseso baru lima hari menjabat sebagai Kabareskrim tepatnya sejak tanggal 19 Januari lalu. Dia menggantikan Komjen Suhardi Alius yang digeser ke Lemhanas. Penunjukan Budi mengundang protes masyarakat.
Karena itu, muncul dorongan agar Waseso dicopot. Alasannya yakni kegaduhan yang timbul akibat penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, yang dilakukan tanpa koordinasi dengan pimpinan Polri.
Perbuatan ini dianggapnya masuk ranah indisipliner. Selain itu, Budi juga dinilai bersikap partisan karena sejak awal menyatakan diri sebagai orang Komjen Pol Budi Gunawan.
Apalagi penggantiannya beberapa hari lalu diduga kuat juga tidak dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Presiden Jokowi. Padahal selayaknya Presiden ikut menilai calon Kabareskrim yang punya posisi strategis dalam penegakan hukum.
(mok/vid)











































