"Saya merasa diteror ketika di dalam mobil saya dikatakan punya banyak kasus," demikian kata Bambang seperti dituturkan pengacaranya Usman Hamid, Jumat (23/1/2015).
Usman mengatakan, BW juga tidak terima karena anaknya paling kecil yang masih duduk di bangku SD ditanyai polisi identitasnya. Menurut BW hal itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan perkara.
Ditambahkan Usman, BW juga merasa diperlakukan dengan kekerasan karena diborgol saat ditangkap dan dibawa ke Bareskrim Mabes Polri.
(bar/mad)











































