Agung Laksono: Golkar Tak Kenal Politik Bumi Hangus

Jalan Islah Golkar

Agung Laksono: Golkar Tak Kenal Politik Bumi Hangus

- detikNews
Jumat, 23 Jan 2015 21:03 WIB
Agung Laksono: Golkar Tak Kenal Politik Bumi Hangus
Jakarta - Kedua kubu di Golkar sudah sepakat melakukan merger kepengurusan dan Ketum ditentukan oleh pengadilan. Ketum Golkar, hasil Munas Jakarta, Agung Laksono meyakinkan bahwa proses merger akan berlangsung secara adil.

"Kita tidak anut paham politik bumi hangus. Kalau pihak A diakui, lalu kader pihak B ditolak sama sekali, tidak seperti itu," kata Agung di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2015).

Bila pengurus Golkar kubu Ical dan kubu Agung digabung, maka jumlahnya akan mencapai 500 orang sehingga harus ada yang legowo tak jadi pengurus. Agung menuturkan pemilihan akan dilakukan secara objektif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentu dipilih secara selektif. Kita bukan anak kecil. Pemilihan secara dewasa, pilih yang baik dan punya potensi. Sekarang sedang disusun skenarionya," ucap mantan Menko Kesra ini.

Posisi Ketum nantinya akan ditentukan oleh hasil pengadilan. Gugatan Agung cs saat ini bergulir di PN Jakpus dan gugatan kubu Ical diproses di PN Jakbar. Yang mana yang akan diakui?

"Yang pertama (PN Jakpus)," jawab Agung.

Golkar tentunya hanya akan memiliki 1 ketum. Agung pun mengaku akan legawa apabila pengadilan memutus Munas Bali kubu Ical yang diakui. Namun, ia juga meminta Ical melakukan hal yang sama.

"Kita sepakat keputusan pengadilan diikuti. Semuanya harus legawa kalau hasil pengadilan sudah memutuskan," ujar Agung.

(imk/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads