Ada Oknum Kejagung Bermain Politik dalam Kasus Lelang Gula
Jumat, 28 Jan 2005 17:35 WIB
Jakarta - Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh mengatakan, ada oknum di Kejagung yang bermain politik ingin menyerang Jaksa Agung dan Wakil Presiden (Wapres) dengan membocorkan disposisi lelang gula. Kejagung sedang menyelidiki oknum ini untuk dimintai pertanggungjawaban.Hal itu disampaikan Abdul Rahman dalam jumpa pers mengenai laporan perkembangan pelaksanaan program kerja 100 hari Kejagung RI di ruang Sasana Pradana Kejagung, Jl. Hasanuddin, Jakarta, Jumat (28/1/2005).Menurut Jaksa Agung, sebenarnya tidak ada masalah dalam lelang gula ilegal yang merupakan barang bukti Kejaksaan Jakarta Utara. Namun kasus itu menjadi rumit karena adanya oknum di Kejagung yang bermain politik. Oknum itulah yang menyebar luaskan disposisi Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) yang isinya menerangkan Jaksa Agung memerintahkan lelang gula sesuai petunjuk Wapres. "Oknum ini senang. Wah hebat bisa menyerang Wapres dan Jaksa Agung. Orang ini harus dimintai pertanggungjawaban. Sebab ia jelas bermain politik dan berancang-ancang yang menurut dia untuk kesempatan menghantam orang," kata Arman, panggilan akrab Abdul Rahman. Jaksa Agung mengaku belum mengetahui siapa oknum tersebut. Tapi Kejagung akan terus melakukam penyelidikan dan tidak akan melepaskannya. "Saya belum tahu namanya. Tapi gak mungkin bisa terbang," tegas Arman.
(iy/)











































