Puan dan Puti Bak Putri Mahkota dan Putri Mutiara

Puan dan Puti Bak Putri Mahkota dan Putri Mutiara

- detikNews
Kamis, 22 Jan 2015 14:11 WIB
Puan dan Puti Bak Putri Mahkota dan Putri Mutiara
Jakarta - Satu lagi cucu Soekarno muncul ke permukaan. Meski malu-malu Puti Guntur Soekarnoputri muncul ke permukaan dengan ambisi kecilnya menjadi Ketua DPD PDIP DKI atau Jabar. Puti memang belum semoncer sepupunya, Puan Maharani.

Puan Maharani banyak disebut sebagai putri mahkota di internal PDIP, konon Puan yang disiapkan sebagai caketum PDIP menggantikan ibunya, Megawati Soekarnoputri. Puan juga cucu Sekarno yang terhitung paling sukses di kancah politik nasional saat ini.

Namun demikian posisi puan sebagai Menteri Koordinator PMK membuat dirinya tak bisa masuk jabatan penting di PDIP, sebab Presiden Joko Widodo melarang menteri rangkap jabatan di parpol. Untuk itu kemungkinan besar posisi Ketua Umum PDIP ke depan sudah santer bakal diisu Megawati kembali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karier politik Puan memang tergolong moncer bahkan dibandingkan kakaknya, Prananda Prabowo, Puan jauh di atas angin. Saat Puan dapat kursi menteri, Prananda Prabowo yang masuk barisan tim transisi Jokowi-JK bahkan tak mendapat apa-apa. Banyak pihak di internal PDIP menyebut Puan sebagai anak emas Mega, banyak pula yang bertanya-tanya bakal dapat apa Prananda.

Di saat karier politik Puan berada di puncak capaian, puti seolah muncuk ke permukaan setelah lama menanti giliran. Puti yang kini duduk di kursi DPR RI tidaklah muluk-muluk mengincar kursi Sekjen atau Ketua Umum PDIP, tapi hanya Ketua DPD DKI atau Jabar saja.

Jauhnya jenjang karier politik dua sepupu ini bak putri mahkota dengan putri mutiara yang terpendam dalam di lautan. "Gampangnya kalau Puan itu putri mahkota, maka puti itu putri mutiara lah, perlu usaha dan waktu untuk menemukannya," kata pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio kepada detikcom, Kamis (22/1/2015).

Kehadiran Puti ini dianggap positif bagi trah PDIP yang selama ini didominasi oleh Megawati. "Puti ini bagaikan Purbasari dalam legenda lutung kasarung. Kelak di akhir cerita rakyat lebih memilih Purbasari jadi ratunya," kata Hendri.

Lalu apakah kelak Puti benar-benar akan bertarung melawan kakak sepupunya, Puan Maharani yang sampai kini begitu mendominasi?

(van/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads