Kisah Sedih Wisnu, Sempat BBM Istri Sebelum Dihantam Outlander

Tabrakan Maut di Pondok Indah

Kisah Sedih Wisnu, Sempat BBM Istri Sebelum Dihantam Outlander

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Rabu, 21 Jan 2015 19:29 WIB
Kisah Sedih Wisnu, Sempat BBM Istri Sebelum Dihantam Outlander
Foto Wisnu dan Wina (Foto: Yudhistira / detikcom)
Jakarta - Wisnu Anggoro (31) menjadi korban tewas dalam tabrakan maut Mitsubishi Outlander Sport di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kepergiannya yang begitu mengagetkan ini menyisakan cerita sedih di tengah keluarga.

Selasa (20/1) sore, Wisnu bersiap pulang dari kantornya di BRI Teluk Gong, Jakarta Utara. Dia sempat berkirim pesan lewat BBM kepada istrinya, Wina Dwi Febrina (32). Dia pulang kantor mengendarai motornya Mega Pro bernopol B 4492 RO.

“Jam 18.52 WIB tuh almarhum kirim BBM ke istrinya “Aku mau pulang sekarang”. Terus istrinya bilang “Ya hati-hati jangan ngebut”. Padahal tinggal 500 meter lagi mau sampai rumah, eh malah gak ada (meninggal),” kata Hasan Basri (34) kakak korban kepada detikcom, Rabu (21/1/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suara Hasan sering tersendat saat bercerita tentang iparnya. Dia berusaha untuk menata diri melawan kesedihannya. Apalagi, dia mengaku sering beraktifitas bareng Wisnu yang memang tinggal bersebelahan di Jalan Tanah Kusir II, Gang Swadaya II nomor 22 C, RT 001/RW 012, Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Hasan menceritakan, dia sedang menonton pertandingan bola saat adiknya, Wina tiba-tiba mendapat kabar bahwa Wisnu kecelakaan di depan Holland Bakery, Jalan Arteri Pondok Indah. Dia pun langsung tancap gas ke lokasi sekitar pukul 20.30 WIB.

Di sana, dia menemukan Wisnu sudah tergeletak di tepi jalan dengan posisi tengkurap dan ditutup koran. “Kita buka korannya untuk memastikan, posisinya sudah berlumuran darah. Ada luka di jidat sama di kuping. Setelah di cek di rumah sakit, katanya ada pendarahan di otak,” jelasnya.

“Istrinya setelah dengar suaminya meninggal langsung teriak. Pas sampai di lokasi, setelah buka penutup koran langsung ambruk ke atas jenazah suaminya,” unggap Hasan menjelaskan kondisi Wina saat itu.

Menurut Hasan, Wisnu adalah pria yang pendiam tapi murah senyum dan ramah. Anak ke tiga dari empat bersaudara ini meninggalkan satu istri dan anak balita semata wayang yang baru berumur 11 bulan. Hasan menuntut Christopher menanggung biaya keponakannya yang kini jadi anak yatim.

“Saya secara pribadi berharap si pelaku bisa menanggung biaya anak almarhum sampai kuliah. Soalnya anaknya kan masih kecil. Kayak (kasus) si Dul itu dululah,” kata dia.

Wisnu adalah salah satu dari empat korban tabrakan maut akibat perbuatan Christopher Daniel Sjarif (22). Tabrakan maut ini terjadi di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan melibatkan 5 motor serta dua mobil. Ada dua titik kejadian, yakni depan Holland Bakery dan di ujung underpass Pondok Indah dekat Halte TransJ Tanah Kusir.

(ros/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads